Khotbah-khotbah Yesus di bukit diantaranya tentang jalan yang menuju kebinasaan & jalan yang menuju kehidupan.
Jalan kehidupan disebut juga jalan kepada keselamatan (Kis.16:17), atau jalan Allah (Mrk.12:14), dalam Ibr.10:20 disebut jalan yang baru & yang hidup.
Sesaklah pintu & sempitlah jalan menuju kehidupan tetapi lebarlah pintu & luaslah jalan menuju kebinasaan & banyak org yang masuk melaluinya (Mat.7:13-14)
Kata Yesus : Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat & ia akan masuk & keluar & menemukan padang rumput (Yoh.10:9).
Sesaklah pintu & sempitlah jalan yang menuju keselamatan dapat digambarkan dalam kemah suci Musa.
Hewan disembelih = sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa (Kol.2:11).
Korban bakaran = manusia lama kita disalibkan & mati (Rom.6:6).
Kolam pembasuhan = dikuburkan dalam baptisan, & di dalam Dia kita turut dibangkitkan ( Kol.2:12) menjadi ciptaan baru (2Kor.5:17).
Sbg ciptaan baru = manusia roh, kita mulai hidup mnrut Roh (Gal.5:16), sehingga dapat menembus pintu yang sesak & jalan yang sempit itu.
Pintu yg sesak & jalan yang sempit = pintu kemah yang tertutup bagi manusia daging, tapi dapat ditembus manusia roh (1Kor.2:12-16; Yoh.6:63; Ayb 32:8). Untuk masuk Ruang Suci, imam harus ganti pakaian = baptisan Roh.
Baptisan Roh Kudus = tanda kemenangan rohani. Shg dapat makan dari pohon kehidupan (Why.2:7). Firman Tuhan tersingkap, memberi terang & pengertian (Maz.119:130).
Oleh darah Yesus kita dapat masuk Ruang Suci (Ibr.10:19-25).
Jalani kesucian ini sampai sempurna (Mat.5:48).
Amin..... Medio Pengajaran, 12 Juni 2011
SESAKLAH PINTU & SEMPITLAH JALAN MENUJU KEHIDUPAN & SEDIKIT ORANG YANG MENDAPATINYA (Mat.7:14 bnd. Ay.13 )
gpi_eklesia, Monday, June 13, 2011JANGAN MAIN-MAIN DENGAN OTORITAS DALAM GEREJA LOKAL
gpi_eklesia,Ams.29:3 mengatakan “Orang yang mencintai hikmat (=Yesus) menggembirakan ayahnya (=BAPA), tetapi siapa yang bergaul dengan pelacur (= orang yang masuk-keluar berbagai gereja lain) memboroskan harta.”
TUHAN mencela jemaat di Tiatira (Why.2:20-21) karena berbuat zinah dengan Izebel yang menyebut dirinya nabiah supaya mereka harus bertobat dari zinahnya.
Akan ada banyak gereja lokal yang dilemparkan ke atas ranjang orang sakit & mereka yang berbuat zinah dengan dia akan dilemparkan ke dalam kesukaran yang besar , jika tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan perempuan itu (Why.2:22)
Itulah nasib buruk dari gereja-gereja lokal yang ajaran, pola gereja & pemerintahannya tidak alkitabiah (2Pet.2:10).
Gereja-gereja yang tdk mengindahkan pemerintahan Allah dalam gereja lokal, melainkan suka melegalkan guru-guru dari luar gereja lokal utk mengajar semena-mena ke dalam jemaat & jemaat dalam gereja lokal tersebut secara lepas bebas keluar-masuk utk ber-ibadah ke tempa-tempat lain. Ajaran seperti ini disebut seluk-beluk Iblis (Why.2:24)
GPI jemaat Eklesia AMBON & jemaat Sion Kairatu tidak akan mau meniru pola gereja mana pun. Selain pola gereja lokal yang diperlihatkan kepada nabi Musa (Ibr.8:1-5).
Kata Tuhan : Aku datang segera. Peganglah apa yang ada pdmu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu .
Maksud-Nya ialah pola gereja, ajaran & pemerintahan-Nya.
Tuhan meletakkan di GPI Eklesia Ambon, BATU PENJURU.
“Barangsiapa yamg tidak percaya kepada-Nya akan dihukum!”.
Amin..... Medio Pengajaran, 05 Juni 2011