PENGADILAN TERHADAP ORANG PERCAYA

2 Kor.5:10 “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.”

Firman Tuhan di atas mengajarkan bahwa pada suatu hari kelak orang percaya harus memberikan pertanggungjawaban di hadapan “takhta pengadilan Kristus”. Mengenai pengadilan orang percaya ini, fakta berikut ini harus diperhatikan :

Semua orang Kristen akan menghadapi pengadilan itu; tanpa perkecualian (Rom 14:12). Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat (Pkh 12:14).

Pengadilan ini sekarang telah dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah?(1Pet 4:17).

Hakimnya ialah Tuhan Yesus (Yoh 5:22; 2Tim 4:8). Alkitab berbicara mengenai pengadilan orang percaya sebagai sesuatu yang serius, khususnya karena hal itu meliputi kehilangan atau kerugian (1Kor 3:13-15a). Adanya rasa malu di hadapan-Nya (1Yoh 2:28).

Kata “menghadap” (Yun. Phaneroo, 2Kor 5:10) berarti : “disingkapkan secara terus terang di hadapan umum”. Allah akan menyatakan secara terbuka perbuatan jahat kita yang tersembunyi (Mrk 4:22; Rm 2:16). Begitu juga kalau kita setia berbuat yang baik, akan menerima balasan dari Tuhan (Ef 6:8).

Pendeknya, setiap orang percaya harus memberikan pertanggungjawaban atas kesetiaan atau ketidaksetiaan mereka pada Allah (Mat 25:21-30). Akibat khusus dari pengadilan orang percaya ini beraneka ragam, ada yang merasa malu terhadap Tuhan Yesus (1Yoh2:28), ada yang mendapat pujian ilahi (Mat 25:21), ada yang mendapat kemuliaan, kehormatan & damai sejahtera (Rm 2:10). Ada yg diberi tugas dan kekuasaan (Mat 24:45-47), ada yang dibunuh (Mat 24:48-51). Itu sebabnya rasul Petrus mengingat-kan, supaya: Kuasai diri & jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa (1Pet 4:7b).

Amin... Ibadah Tutup Tahun 31 Desember 2010

GEREJA (Matius 16 : 18)

Mat 16:18 “Dan Akupun berkata kepadamu : Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.”

Kata Yunani eklesia (jemaat) menunjuk kpd suatu pertemuan dari umat Tuhan yg telah dipanggil keluar dari kegelapan kpd terang-Nya yg ajaib (1Pet 2:9) dgn tujuan beribadah kepada-Nya. Kata “jemaat” dipakai utk menunjuk kpd gereja lokal (Mat 18:17) atau gereja yg universal (Mat 16:18).

Gereja berada dalam bentuk yg tdk kelihatan dan yang kelihatan. Gereja yang tidak kelihatan adalah yang universal. Gereja yg kelihatan terdiri atas jemaat-jemaat setempat atau gereja lokal, disebut juga tubuh Yesus (Ef 1:23), dan Yesus telah diberikan Bapa kpd jemaat sebagai Kepala (ayat 22).

Suatu gereja lokal di katakan berada di dalam Allah Bapa & di dalam Yesus Kristus, adalah jika :

Yesus “membangunnya” (Mat 16:18). Seperti apa Yesus membangun jemaat/gereja lokal-Nya? Seperti membangun “bait Allah” (Ef 2:21) untuk menjadi “tempat kediaman-Nya di dalam Roh” (ayat 22). Siapa mereka yg dibangun jadi bait-Nya?
Org-org kudus (19).

Jika ada org yg membinasakan Bait Allah, Tempat Kediaman Allah, maka Allah sendiri akan membinasakan dia (1Kor.3:17). Karena Yesus yg kita sembah sekarang tdk seperti yg “di palungan”, tetapi seperti “api” tukang pemurni logam & “penatu” (Mal.3:2)

Aminn... Ibadah Malam Natal 24 Desember 2010