YESUS MENYUCIKAN BAIT ALLAH (Matius 21:12-14)

Karena Yesus Kristus sendiri merupakan perwujudan makna Bait Suci (Yoh.2:19-22), dan gereja adalah tubuh-Nya (Rom.12:5; 1Kor.12:12-20). Disebut sebagai bait Allah, karena didiami oleh Kristus dan Roh Kudus (1Kor.3:16; 2Kor.6:16; Efs.2:19-22), maka dituntut tubuh/bait-Nya kudus.

Roh Kudus tidak saja berdiam di dalam gereja atau jemaat lokal, tetapi juga pribadi anak - anak Tuhan sebagai bait-Nya (1Kor.6:19). Oleh karena itu, Allah tidak akan membiarkan pencemaran bait-Nya melainkan akan membinasakan semua org yg membinasakan gereja-Nya (1Kor.3:16-17).

Jika seorang menajiskan atau merusak Bait Allah, yaitu: Suatu jemaat setempat atau jati diri seorang anak Tuhan; ALLAH sendiri akan menghukum org itu dgn kehancuran yg dahsyat & kematian kekal.

Manusia merusak & membinasakan “bait Allah” dengan cara : Cabul, kikir, menyembah berhala, memfitnah, mabuk, menipu (1Kor.5:11-13), org yg tidak adil,berzinah jasmani ataupun berzinah rohani, banci, org pemburit, pencuri (1Kor.6:9-11).

Tubuh-Nya atau bait-Nya harus dibersihkan terlebih dahulu dari berbagai jenis kebejatan, baru datanglah orang-orang buta dan orang-orang timpang kepada Tuhan di dalam “bait-Nya” untuk disembuhkan TUHAN (Mat.21:14)

Amin... Medio Pengajaran 19 Desember 2010

Arti dari Nabi Tuhan

Jika seorang menganggap dirinya nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan. Tetapi jika ia tidak mengindahkannya, janganlah kamu mengindahkan dia. ( 1 Kor. 14 : 37 - 38 )

Dari ayat di atas, kita dapat arti dari seorang NABI TUHAN. Ia adalah orang yg mendapat karunia rohani untuk menerima pesan (berita) dari TUHAN. Selanjutnya ia diperintahkan untuk menyampaikannya. Isi pesan atau berita tdk boleh ditambah atau dikurangi (Ul.4:2) apalagi tdk disampaikan, itu = tdk mengindahkan TUHAN. Nabi seperti ini jgn diindahkan (Yer.23:21-32).

Nabi Tuhan adalah org yg melaluinya kita meminta petunjuk TUHAN (1Rj.22:7-8). Karena dia dapat melihat hal-hal yang diperlihatkan TUHAN kepadanya serta dapat mendengar hal-hal yang diucapkan TUHAN kepadanya (1Rj.22:19-20).

Firman TUHAN yang di dalam Alkitab kita juga disampaikan oleh Roh Kudus melalui para nabi TUHAN (2Pet.1:19). Jadi, nubuat-nubuat atau ayat-ayat fiman Tuhan yang di dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tdk pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, ttp oleh dorongan Roh Kudus org-org berbicara atas nama Allah (2Pet.1:20-21).

Jadi nabi Tuhan adalah seorang penyambung lidah TUHAN, seorang perantara antara Allah dengan manusia. Nabi menghadap takhta Allah, menanti-nanti di hadirat Allah, menerima suatu berita melalui "penglihatan & pendengaran rohani" yang tidak dipunyai orang lain (Hab.2:2-3; Mat.13:16-17).

syaloom..
medio pengajaran, 12 Desember 2010