Di dalam kitab Efesus pasal 1 : 17, Paulus berdoa & dlm doanya ia meminta kepada Allah supaya ALLAH memberikan kepada jemaat di Efesus Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. Roh hikmat ialah salah satu dari ke-7 Roh Allah (Why.4:5) yg dipercayakan pada org khusus untuk pembukaan makna dari rahasia-rahasia shg dpt menguraikan kekusutan (Dan.2:17-23, 5:16).
Wahyu ialah sesuatu yang diperlihat-kan Allah sehingga dapat dilihat atau jika itu suatu pesan, maka dapat di-dengar oleh roh orang yang menerimanya (Why.1:1-2,20; Kis.10:10-16). Melalui Roh hikmat & Wahyu ini, jemaat di Efesus dapat mengenal Allah dengan benar (Ef.1:17).
Kerinduan terdalam rasul Paulus untuk jemaat di Efesus ialah supaya mereka mengenal Allah dgn benar. Mengenal Allah yang alkitabiah ialah “pengertian” (Amsal 9:10b). Bila kita berpegang teguh pada firman Tuhan akan membuat kita lebih berpengertian dari orang tua (Maz.119:100).
Firman Tuhan yang meresap ke dalam hati, akan menjadikan mata hati kita terang, sehingga kita mengerti pengharapan apa yang terkandung dlm panggilan Allah : Betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus (Ef.1:18),
Bentuk-bentuk kemuliaan Allah yang akan dinyatakan kelak kepada orang-orang kudus ialah :
1. Mereka akan didudukkan bersama- sama dgn Kristus di atas takhta-Nya, sebagaimana Yesus pun telah menang & duduk bersama-sama dengan Bapa di atas takhta-Nya (Why.3:21).
2. Mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia(Why.20:6). Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu & cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya (Why.22:5).
3. Diberikan kuasa-Nya (Efs.1:19). Kuasa Allah ini merupakan satu kegiatan, manifestasi & kekuatan Roh Kudus yg bekerja dlm orang- orang kudus. Kuasa dan Roh yang sama ini telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati dan mendudukkan-Nya di sebelah kanan Allah (Ef.1:20).
Sekarang ini Yesus berada di sebelah kanan Allah di Sorga (Ef.1:20). Jauh lebih tinggi dari segala pemerintah & penguasa & kekuasaan & kerajaan & tiap-tiap nama yg dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yg akan datang (Ef.1:21).
Kekuatan kuasa Allah yg dahsyat itu tidak hanya membangkitkan Yesus dari antara orang mati, tetapi semua orang kudus juga akan dibangkitkan pada waktunya untuk supaya menjadi seperti tubuh kebangkitan Tuhan sendiri (Rom.8:29; 1Kor.15:20-23; Fil.3:20-21).
Tubuh orang kudus yang dibangkit-kan itu adalah tubuh yg memiliki kesinambungan & ciri-ciri yg sama dgn tubuh dari kehidupan ini & karenanya dapat dikenal ( Luk.16:19-31). Suatu tubuh yg diubah menjadi tubuh sorgawi yg disesuaikan untuk langit yang baru & bumi yg baru (1Kor.15:42-44,47-48; Why.21:1).
Suatu tubuh yg tidak dapat binasa, bebas dari kebusukan & kematian (1Kor.15:42), tubuh kemuliaan, seperti tubuh Kristus (1Kor.15:43; Fil.3:21). Suatu tubuh yg kuat, tidak dipengaruhi penyakit atau kelemahan (1Kor.15:43), suatu tubuh rohani, tidak terikat pada hukum alam (1Kor.15:44; Luk.24:31).
Dan segala sesuatu telah diletakkan Allah di bawah kaki Kristus (jemaat lokal) & Yesus telah diberikan Allah kepada jemaat sebagai kepala dari segala yang ada (Ef.1:22). Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Yesus, yang memenuhi semua dan segala sesuatu (Ef.1:23).
Syaloom... Medio Pengajaran 12 September 2010
KEMULIAAN YANG DITENTUKAN ALLAH BAGI ORANG-ORANG KUDUS
gpi_eklesia, Sunday, November 7, 2010BAGAIMANA PRINSIP ALKITAB MENGENAI KEPEMIMPINAN ( HEADSHIP ) ? (Lanjutan)
gpi_eklesia,Tiga lembaga yang ditunjuk Allah untuk mengatur kehidupan manusia seperti yang telah disebutkan di atas yakni : (1) Pemerintahan Negara. Karena lem-baga ini menggunakan sistem peme-rintahan di luar TUHAN, sehingga ke-kuasaan yang digunakan adalah dari si jahat. Raja-raja dunia bersiap-siap untuk melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya (Maz.2:1-2).
Allah Bapa telah berfirman Kepada Yesus; duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu (Mat.22:44). Yesus di sebelah kanan Allah Bapa sedang berdoa, tetapi jemaat-Nya di bumi ini harus berdoa juga sampai musuh-musuh Yesus Allah taruh di bawah kaki-Nya. Kaki Yesus ialah Jemaat-Nya.
Itulah sebabnya, Paulus mengatakan : “Semoga Allah sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu “(Rom.16:20). Akan tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan & Kekuatan. Karena Ia harus memegeng pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya (1Kor.15:24-25). Tetapi sekarang ini belum kita lihat, bahwa segala sesuatu telah ditaklukkan kepada-Nya (Ibr. 2:8c).
(2). Keluarga Kristen, merupakan lem-baga yang harus dilindungi dari roh Izebel sehingga kepemimpinannya tidak tersungsang, agar berkat-berkat rohani dan jasmani turun memenuhi seluruh kehidupan keluarga seperti yg diinginkan TUHAN (Ulangan 28).
(3) Gereja Lokal.
ALLAH telah melantik Mesias sebagai Raja-Nya di sion, gunung TUHAN Yang Kudus (Maz.2:6).
Sion dalam ayat ini adalah kota Allah (Maz.87), diartikan sebagai jemaat-Nya yg seorang demi seorang dilahirkan di dalamnya (Maz.87:5) Dan Dia Yang Maha Tinggi menegakkannya (ay.6).
Dalam struktur kepemimpinan Gereja Lokal, gelar “Pemimpin” hanya layak disandang oleh Mesias (Mat.3:10). Mesias artinya : “Yang diurapi oleh TUHAN.” Dia pula yang akan mengangkat gembala untuk menggembalakan umat-Nya (Yeh.34:23; Yeh.37:24). Lewat orang yg diangkat ini, Yesus sendiri yang me-merintah (1 Sam.8:7). Suara TUHAN, tgl. 12 Mei 2010 : “AKU akan memimpinmu.”
TIGA BENTUK PELAYANAN DI DALAM PERJANJIAN LAMA. Tiga bentuk pelayanan kepemimpinan terdapat di dalam umat Israel: Raja, gembala dan nabi. Ketiga pelayanan dilaksanakan bersamaan untuk bangsa Israel oleh orang yang sama. Hal ini kita jumpai dalam diri Daud (Yhz.34:23; 37:24 & Kis.2:29-30). Ketiga jabatan di atas berbeda.
Raja bukanlah gembala, gembala bukanlah raja dan gembala bukanlah salah satu atau keduanya. Namun ketiganya berhubungan satu dengan yang lainnya. Ketiga pelayanan itu amat berbeda dalam karakter dan maksudnya, tetapi ketiganya sama pentingnya. Raja berfungsi untuk urusan negara, membuat program & kebijakan dalam rangka melindungi negara dll.
Gembala. Gembala adalah untuk mengurus jemaat setempat. Memberi makanan rohani, menjadi petunjuk jalan, bersedia menyerahkan nyawa untuk domba-domba, mengutamakan keselamatan jiwa-jiwa, membela kawanan domba di masa sulit,dll.
Nabi. Tugasnya untuk bernubuat. Bernubuat ini mempunyai dua arti. Pertama, meramalkan hal-hal yang akan terjadi seperti apa yg. Diperlihatkan Allah kepadanya melalui Roh-Nya. Dan kedua, menyampaikan Firman Tuhan yang ditimbulkan di hati.
Syaloom... Medio Pengajaran 5 September 2010