
Syaloom.......
Ibadah minggu kali ini jika dihitung sesuai kalender, adalah hari kesepuluh sejak kenaikkan Yesus Kristus (tanggal 13 Mei 2010).. Dan dengan begitu berarti hari Keturunan Roh Kudus atau yang disebut sebagai Hari Pentakosta..
Dalam ibadah kali benar-benar dirasakan pencurahan Roh Kudus di dalam jemaat GPI Eklesia, walaupun tidak sedahsyat pencurahan yang terjadi tanggal 07 Maret 2010..
Dalam ibadah kali ini Pembacaan Firman terambil dari Kisah Para Rasul 2 : 33, dan materi pengajaran dibawakan oleh Gembala Sidang Pdt. Ayub Taniwel S.Th..
Pada ibadah kali ini juga beberapa anak Tuhan menyumbangkan sebuah lagu pada saat Persembahan dikumpulkan..
Materi Pengajaran :
Pembacaan FIrman : Kisah Para Rasul 2 : 33
“Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar disini.”
Ada beberapa hal penting yang terdapat dalam pembacaan firman ini, yaitu :
a. Maksud dari “dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan Allah” artinya bahwa Allah mengangkat dan mendudukan Yesus diatas takhta-Nya (Kisah Para Rasul 2 : 30).. Dan kita sebagai anak-anak-Nya akan menjadi raja dan dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan akan memerintah sebagai raja di bumi.. (Wahyu 5 : 10).. Pada saat Yesus di baptis, Roh Kudus dicurahkan kepada-Nya (Matius 3 : 16), namun pada saat di kayu salib, Yesus menyerahkan kembali segala sesuatu kepada Allah Bapa di surga (Matius 27 : 50) “Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.”..
b.Roh Kudus merupakan Air Hidup yang dicurahkan kepada setiap jemaat.. aturan yang pertama yaitu “adapun aturan minum ialah tiada dengan paksa:” (Ester 1 : 8), maksudnya yaitu bahwa setiap orang tidak dipaksa-paksa untuk minum air hidup yaitu Roh Kudus, sesuai dengan keinginan tiap-tiap orang… Karena itu “berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.” (Matius 5 : 6)
c.Yesus berkata dalam Yohanes 16 : 7 “… adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi, sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.” Artinya bahwa Yesus harus kembali kepada Bapa barulah Roh Kudus bisa dicurahkan kepada semua anak-anak Tuhan, namun dengan syarat harus meminta… (Yohanes 14 : 13 – 14).. walaupun kita terus meminta, Air Hidup yaitu Roh Kudus tidak akan pernah habis dan kita tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya Air itu akan menjadi mata air didalam diri kita yang terus menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.. (Yohanes 4 : 14)
d.Apabila engkau sudah dipenuhi oleh Roh Kudus maka jagalah dirimu sebaik-baiknya.. Amsal 17 : 14 “Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai.” Artinya Air Hidup yang ada di hati-Mu harus dijaga, jangan sampai dengan memulai pertengkaran kita membuka jalan bagi “Air” itu keluar dari hatimu… Kemudian didalam 1 Korintus 15 : 33 dikatakan “Janganlah kamu sesat; pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik”.
e.Dan Air yang memancar dari hati kita semakin hari akan semakin berlimpah.. (Yehezkiel 47 : 3 – 5)..
Senantiasa haus dan lapar akan firman dan Roh Kudus untuk mengalir dalam hati kita…
TUHAN YESUS MEMBERKATI…..
Amin………..
Ibadah Minggu Tanggal 23 Mei 2010
gpi_eklesia, Monday, May 24, 2010Ibadah Minggu Tanggal 16 Mei 2010
gpi_eklesia,
Syaloom....
Ibadah Minggu kali ini berlangsung tepat pukul 09.30 dan berakhir pada pukul 12.15 WIT, diawali dengan puji-pujian dan penyembahan yang diiringi oleh Sdr. Ricky Roespanah dengan lantuna keyboard, dipandu oleh WL Balerina Tenine dan Singers masing-masing Vanda Taniwel, Paula Hattu, dan Wilma Neyte..
Pembacaan Firman terambil dari 1 Korintus 2 : 6 - 9 dan materi pengajaran dibawakan oleh Gembala Sidang Pdt. Ayub Taniwel, S.Th tentang "Hikmat Yang Benar"..
Materi Pengajaran :
Pembacaan Firman : 1 Korintus 2 : 6 – 9
“HIKMAT YANG BENAR”
Apabila kita berbicara mengenai hikmat yang benar maka tentunya ada juga hikmat yang tidak benar.. Dalam Yakobus 3 : 13, dikatakan bahwa hikmat yang benar lahir dari kelemah lembutan.. Namun hikmat yang bukan dari atas tetapi dari dunia, dari nafsu manusia, dari setan-setan, yaitu perasaan iri hati, mementingkan diri sendiri, memegahkan diri dan berdusta melawan kebenaran. (Yakobus 3 : 14 – 16)..
(Ayat 6..)Hikmat yang benar diberitakan dan diajarkan kepada mereka yang telah matang.. Arti “orang yang telah matang” disini adalah yang dimaksudkan dalam Yakobus 1 : 2 – 4.. yaitu anak-anak Tuhan yang senantiasa imannya diuji dengan berbagai-bagai macam pencobaan untuk menghasilkan ketekunan, karena dari ketekunan inilah diperoleh buah yang matang, supaya menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.
Dan apakah yang dimaksudkan dengan “Hikmat” itu sendiri ??? 1 Korintus 1 : 24 menyatakan bahwa Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah… Dan untuk mendapatkan hikmat yang benar dituntut untuk memiliki iman dalam hidup.. Siapakah “Iman” itu, Galatia 3 : 22 – 24 secara tegas menyatakan bahwa Yesus adalah iman itu sendiri..
Hikmat yang dari atas adalah murni, pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan, tidak memihak dan tidak munafik… (Yakobus 3 : 17).. Dan orang yang berhikmat memiliki lebih banyak kekuatan dari pada sepuluh penguasa dalam kota.. (Pengkhotbah 7 : 19).,. Dan siapakah seperti orang berhikmat ? Siapakah mengetahui keterangan setiap perkara ? Hikmat menjadikan manusia bercahaya dan berubahlah kekerasan wajahnya..(Pengkhotbah 8 : 1)..
Amsal 29 : 19 mengatakan bahwa “dengan kata-kata saja seorang hamba tidak dapat diajari, sebab walaupun ia mengerti, namun ia tidak mengindahkannya”… Artinya anak-anak Tuhan tidak diajari dengan kata-kata saja.. tetapi dengan tongkat dan teguran yang mendatangkan hikmat (Amsal 29 : 15).. Tongkat dan teguran disini adalah berbagai pencobaan yang kita alami.. Hal ini terjadi karena Tuhan menyayangi anak-anak-Nya seperti yang tertulis dalam Ibrani 12 : 5 – 7.. bahwa apabila kita menanggung ganjaran dari Allah maka artinya Allah memperlakukan kita sebagai anak..
(Ayat 7 - 8..) Namun hikmat yang dari Allah adalah tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, disediakan Allah bagi kemuliaan kita.. dan penguasa dunia tidak mengenalnya..
(Ayat 9,..) Namun semua itu disediakan Tuhan bagi kita
Amin.....................
Tuhan memberkati kita semua.... Syaloom................