Ibadah Kenaikan Yesus Kristus tanggal 13 Mei 2010


Syaloom......

Kamis 13 Mei 2010.. Seluruh umat Kristen di seluruh dunia memperingati hari kenaikan Yesus Kristus.. Tak terkecuali di GPI Eklesia Ambon, ibadah dilaksanakan dengan penuh hikmat dan urapan Roh Kudus yang mengalir memberikan pengertian-pengertian yang dhasyat mengenai firman Tuhan yang dibawakan oleh Gembala Sidang Pdt. Ayub Taniwel, S.Th.. Ibadah yang berlangsung dari pukul 09.30 dan berakhir pada pukul 11.45 WIT.
Pembacaan Firman terambil dari Kisah Para Rasul 1 : 9 - 11..

Materi Pengajaran

Pembacaan Firman Kisah Para Rasul 1 : 9 – 11

Setelah kebangkitan-Nya kemudian Yesus naik ke sorga (ayat 9) dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa (Ibrani 10 : 14), setelah Yesus duduk di sebelah kanan Bapa, sekarang apakah yang dilakukan oleh Yesus ?????
Jabatan Yesus kini adalah sebagai Imam Besar Agung yang telah melintasi semua langit dan dia merupakan Imam Besar yang turut merasakan kelemahan-kelemahan kita dan juga dicobai seperti sama seperti kita, hanya Dia tidak berbuat dosa.. Sebab itu mari kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia (kepada Bapa melalui Yesus) supaya menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan pada waktunya. (Ibrani 4 : 14 – 16).

Selain itu Yesus hidup menjadi Pengantara bagi manusia, atau dengan kata lain sebagai Pendoa Syafaat. (Ibrani 7 : 25), dan yang melayani Ibadah di tempat kudus (Ibrani 8 : 2)

Dalam 1 Yohanes 2 : 1 – 2 dikatakan pula bahwa kita mempunyai seorang pengantara pada yaitu Yesus Kristus, yang adil. Dan Yesus adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.
Kesimpulannya adalah disaat kita percaya dan menerima Yesus sebagai Imam Besar Agung, maka Roh Kudus yang merupakan pelaksana di bumi akan senantiasa berdoa untuk roh kita dan membawakan doa tersebut kepada Yesus.. Selanjutnya Yesus yang akan membawakan doa tersebut kepada Bapa di surga...

Haleluya.... Amin
Syaloom............

Ibadah Minggu tangggal 9 Mei 2010


Syaloom...
Tidak terasa seminggu tak berjumpa dengan sesama anak Tuhan dalam jemaat GPI Eklesia .. Ada kerinduan tersendiri disini untuk melihat betapa kemulian Tuhan begitu dahsyat terjadi dalam kehidupan masing-masing jemaat..
Minggu ini ibadah dilaksanakan mulai pukul 09.30 dan diawali dengan berbagai puji-pujian, baik yang sudah sering dinyanyikan maupun lagu-lagu yang baru diajarkan..
Pemberitaan firman terambil dari Lukas 12 : 16 -21 mengenai perumpamaan "Orang kaya yang bodoh".. Materi pengajaran dibawakan oleh Gembala Sidang,Pdt. Ayub Taniwel, S.Th...

Materi Pengajaran

Pembacaan firman : Luk. 12 : 16 – 21
Perumpamaan tentang orang kaya yang bodoh..

Yesus senantiasa memberikan perumpamaan untuk murid-murid dan orang banyak…
Ada orang kaya yang mempunyai hasil tanah (pertanian) yang sangat banyak sehingga tidak mempunyai tempat untuk menyimpannya lagi.. (ayat 16 – 17)
Perencanaan untuk membuat tempat penyimpanan yang lebih besar lagi agar mampu menyimpan lebih banyak lagi barangnya… (ayat 18)..
Kemudian ia berkata kepada jiwanya, bahwa telah tersedia banyak barang untuk dinikmati bertahun-tahun lamanya.. (harta duniawi).. sehingga jiwa bisa bersenang-senang, beristirahat, makan dan minum.. (ayat 18)
Tapi apa yang dikatakan Allah..? Engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti ? (ayat 20)..
Karena tubuh kita ini tidak abadi dan roh kita akan kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.. (Pengkhotbah 12 : 7).. Tergantung apakah kita sudah mempersiapkan diri kita dan keluarga kita untuk menghadapi saat itu… ayat ini diperuntukkan untuk orang-orang yang mati dalam Tuhan, sedangkan orang fasik yang mati dalam dosa, rohnya akan dipisahkan kedalam alam maut.. karena itu orang fasik dibiarkan hidup lama agar bisa diselamatkan dan bertobat..
Perumpamaan diatas ditujukan kepada orang-orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.. (ayat 21)
Kita semua dalam jemaat adalah orang-orang yang tidak berkelebihan, tetapi berkecukupan saja bahkan kadang-kadang berkekurangan.. Dicontohkan dengan jemaat di Smirna (Wahyu 2 : 8 – 9), dimana dalam kesusahan dan kemiskinannya, namun mereka kaya..
Yang dikatakan kaya disini adalah kaya dalam segala hal ; dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, sebab kita hidup dalam Yesus.. dan tidak kekurangan dalam suatu karunia pun.. (1 Korintus 1 : 5 - 7)
Bagaimana agar kita hidup dalam Yesus ..? Satu-satunya cara yaitu apabila kita makan Daging Yesus dan minum Darah Yesus (Perjamuan).. karena dengan hal itu maka kita tinggal dalam Yesus dan Yesus tinggal didalam kita (Yoh 6 : 55 – 56)…
Untuk hidup dalam Yesus, maka kita harus menyucikan diri kita dari pada segala dosa dan hidup dalam terang sama seperti Yesus ada didalam terang…… (1 Yohanes 1 : 7).. sehingga kita bisa diperkaya dalam perkataan dan pengetahuan..
Begitu banyak karunia, tetapi hanya ada satu Roh.. dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.. ( 1 Korintus 12 : 4 – 5 ).. pelayanan juga merupakan karunia dari Tuhan yang diberikan kepada orang-orang tertentu.. yaitu rasul-rasul, nabi-nabi, pemberita-pemberita injil, gembala-gembala dan pengajar-pengajar (Efesus 4 : 11).. Dan hal ini tidak didapat di bangku sekolah maupun sekolah tinggi.
Contohnya Rasul.. Siapa itu “rasul” ?? (1 Korintus 9 : 1 - 2).. seorang rasul adalah orang bebas.. (tidak terikat)… telah melihat Yesus…. ada buah pekerjaan, yaitu jemaat yang hidupnya dalam Tuhan dan memiliki berbagai macam karunia yang merupakan meterai dari kerasulannya..
Selain itu rasul melakukan tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa…(2 Korintus 12 : 12)…
Karena itu dalam jemaat yang benar-benar dalam Tuhan ditetapkan beberapa orang: pertama, sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar.. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh… (1 Korintus 12 : 28)..
Semua hal diatas untuk meneguhkan firman Tuhan dalam 1 Korintus 4 : 20, “Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa.”
Kesimpulannya, hendaknya kita menjadi kaya dihadapan Tuhan dan bukan mengumpulkan harta di dunia.. Karena Bapa kita yang di Sorga adalah kaya, tinggal bagaimana kita memintanya dari Bapa.. Karena Bapa memiliki segalanya dan apabila kita meminta akan menerima dan kita mencari akan mendapat dan kita mengetok maka pintu akan dibukakan…(Lukas 11 : 9 – 13)…

Tuhan Yesus senantiasa memberkati kita dan menjadikan kita yang terkaya dalam Yesus..
Syaloom………………